Perbedaan Penerjemah Tersumpah dan Tidak Tersumpah, Apa yang Bikin Berbeda?

Daftar Isi

Pernahkah Anda mengurus visa, melamar beasiswa ke luar negeri, atau mendaftarkan pernikahan campuran, lalu diminta menyertakan “terjemahan tersumpah”? Banyak orang baru tahu istilah ini saat sudah terdesak, padahal tidak semua terjemahan sama. 

Ada dokumen yang bisa diterjemahkan oleh penerjemah tidak tersumpah, tapi ada pula yang wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah. Apa perbedaan penerjemah tersumpah dan tidak tersumpah? Memahami perbedaannya sejak awal bisa menghemat waktu, biaya, dan menghindarkan dari dokumen yang ditolak.

Memahami Perbedaan Penerjemah Tersumpah dan Tidak Tersumpah

Secara sederhana, keduanya sama-sama menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain. Yang membedakan adalah status hukum, tanggung jawab, dan jenis dokumen yang ditangani.

Apa Itu Penerjemah Tersumpah?

Penerjemah tersumpah atau sworn translator adalah penerjemah yang telah lulus ujian kompetensi, diambil sumpahnya, dan diangkat secara resmi oleh Kementerian Hukum dan HAM. Di Indonesia, mereka juga tercatat dalam organisasi profesi seperti Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI). Setelah dilantik, mereka memiliki nomor izin dan stempel resmi.

Hasil kerjanya berupa terjemahan yang memuat pernyataan bahwa isinya sesuai dengan dokumen asli. Pernyataan ini disertai tanda tangan dan stempel penerjemah, sehingga terjemahannya punya kekuatan hukum. Karena itu, sworn translator ikut bertanggung jawab secara hukum atas keakuratan hasil kerjanya.

Dokumen yang biasanya membutuhkan jasa mereka antara lain akta kelahiran, akta nikah, ijazah, transkrip nilai, paspor, putusan pengadilan, kontrak bisnis resmi, dan dokumen imigrasi.

Apa Itu Penerjemah Tidak Tersumpah?

Penerjemah tidak tersumpah atau sering disebut penerjemah umum, tidak memiliki pengangkatan dan sumpah resmi dari pemerintah. Bukan berarti kualitasnya rendah. Banyak penerjemah umum sangat berpengalaman, bahkan ahli di bidang tertentu seperti teknologi, pemasaran, kedokteran, atau sastra.

Bedanya, terjemahan mereka tidak disertai pengesahan hukum. Hasilnya cocok untuk keperluan yang tidak perlu pembuktian formal, misalnya artikel blog, brosur, website, materi presentasi, buku, subtitle video, dan surat-menyurat bisnis biasa. Biayanya pun umumnya lebih fleksibel, dan prosesnya bisa lebih cepat karena tidak ada tahap pengesahan.

Apakah Biaya dan Proses Pengerjaannya Berbeda?

Harga biasanya berbeda. Harga sworn translator umumnya lebih mahal karena penerjemah menanggung risiko hukum, harus memeriksa dokumen asli dengan teliti, dan menyediakan pengesahan berupa stempel serta tanda tangan. Prosesnya pun sering lebih panjang karena ada tahap verifikasi dan penerbitan dokumen fisik.

Penerjemah umum cenderung lebih fleksibel soal tarif dan tenggat. Biayanya bisa disesuaikan dengan tingkat kesulitan tes, bidang keahlian, dan jumlah kata. Untuk naskah yang butuh pengerjaan cepat, jalur ini sering menjadi pilihan yang lebih praktis.

Kapan Harus Memilih yang Mana?

Jika membutuhkan dokumen resmi untuk diserahkan ke kedutaan, imigrasi, universitas luar negeri, pengadilan, atau kantor notaris, Anda membutuhkan sworn translator. Instansi-instansi ini biasanya mensyaratkan terjemahan bersertifikat dan bisa menolak dokumen yang tidak memenuhi syarat.

Sebaliknya, kalau terjemahan hanya untuk dibaca, dipelajari, atau dipublikasikan, misalnya menerjemahkan materi kuliah, konten media sosial, atau panduan produk, hasil penerjemah umum sudah cukup. Bahkan, layanan ini jauh lebih hemat dibanding sworn translator.

Sebelum memesan, tanyakan langsung kepada pihak penerima dokumen apakah mereka mensyaratkan terjemahan tersumpah. Persyaratan tiap negara dan lembaga bisa berbeda. Dengan begitu Anda tidak perlu menerjemahkan dokumen dua kali.

Singkatnya, sworn translator dan non-sworn translator punya peran masing-masing. Yang satu menjamin keabsahan hukum, yang lain menawarkan fleksibilitas untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan memahami tujuan dokumen, Anda bisa memilih jenis layanan yang tepat tanpa membayar lebih atau berisiko ditolak. Kalau masih ragu, mulailah dengan bertanya kepada instansi tujuan, lalu konsultasikan kebutuhanmu kepada penyedia jasa terjemahan sebelum memutuskan.

Untuk keperluan terjemahan yang resmi dan kredibel, Anda dapat memilih Samarinda Translation. Mitra kami sudah terpercaya mengurusi ratusan klien yang membutuhkan jasa penerjemah tersumpah.

Penulis Artikel

Tim SEO

Pakar legalitas dokumen dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam menangani proses administrasi internasional.

Lihat Semua Artikel Oleh Tim SEO →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masih Butuh Penjelasan Lebih Lanjut?

Kami siap membantu memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan terjemahan tersumpah dan legalitas dokumen Anda. Konsultasi GRATIS 24/7.